<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods ID="1436" version="3.3">
<titleInfo>
<title>Preeklampsia:</title>
<subTitle>Patofisiologi, Diagnosis dan Treatment</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Cut Mutiah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nora Veri</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Emilda AS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lia Lajuna</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Malang</placeTerm></place>
<publisher>UB Press</publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>continuing</issuance>
<frequency>Weekly</frequency>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>i-xv + 178 hlm</extent>
</physicalDescription>
<note>Fenomena preeklampsia yang merupakan salah satu penyumbang Angka Kematian Ibu di Indonesia sudah terjadi dari dulu. Prevalensi preeklampsia di negara maju adalah 1,3% -6%, sedangkan di negara berkembang adalah 1,8% &ndash; 18%. Insiden kejadian preeklampsia di Indonesia sendiri adalah 128.273 per tahun atau sekitar 5,3% dari seluruh kehamilan.

Preeklampsia merupakan masalah kedokteran yang serius dan memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Besarnya masalah ini bukan hanya karena preeklampsia berdampak pada ibu saat hamil dan melahirkan namun juga menimbulkan masalah pasca persalinan akibat disfungsi endotel di berbagai organ, seperti risiko penyakit kardiometabolik dan komplikasi lainnya

Program pencegahan Preeklampsia telah ditingkatkan dari tahun ke tahun, terutama di negara-negara yang masih memiliki prevalensi yang tinggi seperti di Indonesia. Mengapa preeklamsi masih menjadi sebab kematian ibu dan anak terbanyak,meskipun program pencegahan telah ditingkatkan? Kesadaran serta pertisipasi ibu terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan oleh tenaga kesehatan masih harus terus di tingkatkan, terutama kesadaran melakukan pemeriksaan kehamilan sesuai standar.</note>
<subject authority=""><topic>Preeklampsia Patofisiologi, Diagnosis dan Treatmen</topic></subject>
<classification>618.3</classification><identifier type="isbn">9786232969681</identifier><recordInfo>
<recordIdentifier>1436</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-09-01 13:02:57</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-09-01 13:02:57</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>